![]() |
| Cinta Bernoda Darah 02 #33 |
=========================================
“Apa kau bilang? Liong-twako memang baik sekali orangnya dan siapa
bilang aku tidak tahu diri?”
Suling Emas menarik napas panjang, menyembunyikan gelora dadanya yang
aneh sekali baginya. Mengapa melihat wajah gadis cilik ini di waktu pagi,
mengingatkan ia akan setangkai bunga mawar dalam hutan yang masih basah
oleh embun pagi dan yang selalu mendatangkan rasa aman tenteram di hatinya?
Lalu katanya acuh tak acuh agar gelora hatinya terselimut,
